Introvert Sukses?


Manusia yang memiliki kepribadian introvert memang dinilai secara sekilas sebagai seseorang yang sangat sulit berinteraksi, bergaul, apalagi bersosial dengan banyak orang yang memiliki kepribadian berbeda. Sementara, yang kita lihat selama ini menggambarkan bahwa mereka yang sukses adalah mereka yang mampu bersosial dengan baik. Lalu, bagaimana bisa sukses bila—jangankan bersosial—berinteraksi saja canggung?

Banyak orang menilai si introver akan sangat sulit untuk mencapai kehidupan yang diinginkannya, dalam kata lain “sukses”, sebab semakin banyak manusia bersosial, maka akan semakin banyak pelajaran yang diambil. Mereka yang bersosial tentu memiliki channel menuju kesuksesan dengan mengenal kenalannya yang sudah sukses, mereka bisa mudah dibantu. Namun introver, bisakah?

Kerja keraslah yang bisa mematahkan semua penilaian yang tidak tepat. Jangankan introver, mereka yang mudah bersosial, bahkan si ekstrover pun butuh kerja keras untuk mencapai kesuksesan mereka. Semua orang harus bekerja dan berusaha untuk menggapai hidup sejahtera, hanya cara kerja dan cara berusahanya saja yang berbeda.

Banyak contoh yang bisa dilihat dan dijadikan inspirasi bagi introver untuk mendobrak daya semangatnya menuju kesuksesan, beberapa orang-orang tersebut adalah:

Albert Einstein
Siapa sih yang enggak kenal Albert Einstein? Seorang ilmuan yang terkenal dengan teori relativitasnya ini memiliki kepribadian introvert. Einstein menerima penghargaan Nobel Fisika pada tahun 1921 atas penemuan fisika teoretisnya mengenai hukum efek fotolistrik, penemuan tersebut sangat penting untuk pengembangan teori kuantum. Einstein memiliki hobi membaca dan belajar. Selain itu, yang terpenting dari semuanya adalah kepercayaan dirinya terhadap karya yang ia buat. Salah satu quote yang terkenal darinya yaitu: “Jika kau menginginkan hidup bahagia, gantungkanlah itu pada cita-cita, bukan pada orang atau hal-hal lain.”

Bill Gates
Semua orang pasti tahu Microsoft, itu loh yang komputer-komputeran. Nah! Bill Gates inilah salah satu yang terkenal memperkenalkannya pada dunia, hingga kini produk perusahannya tersebut digunakan oleh seluruh manusia dengan kebutuhannya masing-masing, tentunya yang ada hubungannya dengan komputer. Dengan usaha dan kecerdasannya yang luar biasa, Bill Gates kini menjadi orang terkaya ke dua di dunia. Quote yang terkenal darinya adalah: “Hidup itu tidak adil, biasakan dirimu!” Nah, pesan itu sepertinya cocok untuk para introver, karena banyak sekali introver yang mengeluh dan rendah diri karena kehidupan yang tidak adil. Bagi kita, yang penting adalah terbiasa dengan keadaan ini, dan selalu percaya diri.

JK Rowling
Pernah dengar Harry Potter? Pasti lah. Penulis yang telah membuat cerita menakjubkan tersebut adalah seorang introver, Namanya JK Rowling. Berkali-kali tulisannya di tolak oleh penerbit, namun Tuhan selalu bersama orang-orang yang berjuang. Akhirnya tiga judul novel Harry Potter meraup keuntungan 480 juta dolar AS dalam waktu tiga tahun dan dicetak dalam 35 bahasa. Harry Potter yang berasal dari imajinasinya yang luar biasa semakin dikenal orang setelah difilmkan oleh seorang sutradara bernama Chris Colombus. Film tersebut akhirnya memecahkan rekor dengan keuntungan 93,5 juta dolar AS. JK Rowling pernah menyampaikan sebuah kalimat penyemangat yang sangat pas untuk para introver, yaitu, “Segalanya akan mungkin jika anda punya keberanian.”


Itulah mereka, para introver yang bisa mengubah dunia. Mereka mungkin tidak memiliki pribadi awal yang sama seperti orang-orang lainnya, yang punya keberanian lebih untuk maju, namun mereka membuktikan bahwa introver pun mampu menjadi orang-orang yang bernilai. Maka untuk kita, jangan berhenti hanya karena berbeda. Justru karena kita berbeda, kita bisa mengubah dunia.

Walaupun masih terasa tidak sesuai harapan, tapi percaya proses.


Introvert Hangover


Kelebihan berinteraksi dengan orang lain menyebabkan kelelahan bagi seseorang dengan kepribadian introver. Mereka pun mengalami Introvert Hangover

Introvert Hangover adalah sebuah kondisi di mana introver merasakan efek kelelahan akibat interaksi sosial. Kelelahan ini tidak hanya memengaruhi fisik tetapi juga mental. Penelitian menunjukkan kalau semua orang memang pernah merasa terkuras energinya ketika berinteraksi sosial, termasuk ekstrover. 

Introvert Hangover, sesuai namanya, dialami oleh orang dengan kepribadian introver. Menurut psikolog klinis Micahel Alcee, Ph.D, introver secara umum dapat didefinisikan sebagai kepribadian yang membutuhkan keseimbangan antara jumlah interaksi sosial serta pasokan dan koneksi rutin ke energi dalam diri (inner energy). Apabila seorang introver tidak bisa mewujudkan keseimbangan tersebut, ia akan merasa lelah dan tak berdaya. Kondisi tersebut sedikit banyak menjelaskan perasaan yang dialami oleh mereka yang mengalami Introvert Hangover

Sendy yang subur sabar ini juga pernah merasakan Introvert Hangover, salah satunya ketika waktu itu Sendy sedang mengikuti acara sebut saja gathering dari sekolah. Ya, yang namanya gathering pasti tidak akan pernah luput dari rangkaian-rangkaian acara yang sangat menguras energi. Khususnya untuk Sendy yang introver. 

Karena rangkaian acara yang sangat padat, Sendy kehilangan sesuatu hal yang sangat penting, yaitu mengisi daya baterai supaya bisa tetap berenergi untuk mengikuti alur jalan pikiran yang rumit. Akibatnya Sendy menjadi merasa pusing, sakit kepala, tidak enak badan, khawatir, lelah yang luar biasa dan lain-lain, intinya sangat butuh waktu untuk sendiri. 

Pernah juga saat mengerjakan tugas di kafe yang sepi, tetapi tiba-tiba ada orang-orang ramai berkerumun. Sendy bisa tiba-tiba merasa takut dan ingin pulang. 

Hal itu bisa terjadi karena ambang batas hormon dopamin orang introver lebih rendah dibandingkan orang extrover. Yang mengakibatkan kelelahan jika berada di keramaian dalam waktu yang lama. 

Hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi ketika terjadi Introvert Hangover ini menurut Elite Daily adalah dengan melakukan aktivitas seperti meditasi, membaca buku, bertemu kawan terdekat, berolahraga, dan memajukan jam tidur lebih awal. 

Untuk lebih jelasnya, berikut adalah 10 tanda-tanda bahwa kita mengalami introvert hangover: 

1. Sulit membuat keputusan 
Sekalipun disodorkan pilihan yang mudah, kita akan tetap kesulitan untuk mengambil sebuah keputusan. Saat menghadapi masalah yang lebih besar, kita cenderung mengulang masalah tersebut berkali-kali di dalam kepala kita sampai kita sendiri merasa gusar. 

Karena kelelahan tersebut, informasi yang berusaha kita tangkap untuk menentukan keputusan pun sulit diterima oleh pikiran kita sendiri. 

2. Muncul keinginan untuk menyendiri 
Saat kita dilanda Introvert Hangover, hal yang paling kita inginkan adalah menyendiri. Menghabiskan me-time untuk mengistirahatkan diri dan mengisi kembali energi dengan melakukan hal-hal sederhana. Seperti berguling-guling tiduran di kasur sembari membaca buku, nonton tv, atau mendengarkan lagu. 

3. Tidak enak badan, sakit kepala dan perut 
Pernahkah kamu sampai mengalami ini? Biasanya introver yang kelelahan (parah) secara sosial merasa tidak enak badan. Seperti, pusing, pegal linu, atau sakit perut/sembelit. 

4. Kita merasa depresi 
Beberapa introver saat mengalami ini, mereka merasa tersedot dalam pemikiran-pemikiran negatif atau bahkan depresi. Hal itu pun menuntunnya menjadi cenderung pesimis dan sinis terhadap hidup yang dijalani. 

5. Sulit diajak ngobrol basa-basi 
Kala ngobrol bareng teman-temanmu pun kita seolah-olah kehilangan minat untuk hanya sekedar basa-basi. Kita menginginkan pembicaraan dengan topik yang dalam dan tentunya penuh makna. 

6. Sulit berpikir jernih 
Karena otak kita yang sudah sangat lelah, kita pun cenderung lamban memproses segala hal. Kita yang biasanya dengan mudah mengingat detail, malah jadi sulit mengingatnya. 

7. Kita (benar-benar) lelah 
Tidak hanya sisi dalam (jiwa) kita yang merasa lelah, bahkan fisik kita pun juga. Seolah-olah kita kehilangan begitu banyak energi saat berinteraksi sosial seharian penuh. Yang kita inginkan saat sampai rumah hanyalah merebahkan badan dan langsung tidur. 

8. Merasa cemas 
Kondisi Introvert Hangover bisa membuat kita jadi cemas ketika berinteraksi sosial. Bahkan bisa jadi sangat cemas, panik, dan gugup. Kita cenderung khawatir kalau orang lain bakal melontarkan kata-kata pedas atau dihakimi secara negatif oleh orang lain. Keadaan itu pun membuat kita menjadi tidak betah berlama-lama di sekeliling interaksi sosial. 

9. Tidak fokus dan tenggelam dalam imaginasi 
Sulit bagi kita untuk fokus dengan situasi sekitar saat dilanda Introvert Hangover. Kita tidak benar-benar mendengarkan apa yang diutarakan lawan bicara kita. Pikiran kita seolah-olah berkelana kesana-kemari, thinking about nothing. Atau malah tenggelam dalam imajinasi yang di luar nalar tentang alam semesta, mungkin. 

10. Mudah tersinggung 
Teman-teman kita wajib berhati-hati nih sepertinya. Dalam kondisi ini, kita bisa bersikap benar-benar menyebalkan bagi mereka. Seperti mudah berkata sarkas, menyinggung, dan cenderung menaikkan nada bicara. Kita pun juga jadi mudah (sangat) tersinggung dengan gangguan-gangguan kecil. 


Saat kita mengalami Introvert Hangover, cara ampuh yang bisa kita lakukan adalah menghabiskan waktu sendirian atau bersama orang terdekat bisa menjadi jawabannya. Dr. Arnie Kozak dalam The Awakened Introvert (2015) mengatakan ada tiga tipe aktivitas yang bisa dilakukan untuk mengembalikan energi dan semangat. Ketiga kegiatan ini dibedakan berdasarkan banyaknya perhatian yang dibutuhkan. Pertama, seseorang dapat mencoba aktivitas yang berorientasi pada tujuan (goal-directed activity). Kozak mengatakan bahwa kegiatan seperti membaca sebuah buku adalah contoh dari aktivitas yang berorientasi pada tujuan.

Kedua, kegiatan yang tak memiliki tujuan pun dapat dilakukan untuk menghilangkan Introvert Hangover. Contoh aktivitas ini adalah tidur, bermalas-malasan, dan berselancar (browsing) di internet. Kegiatan ini menurut Kozak dapat membuat tubuh menjadi rileks dan tenang. Ketiga, seseorang bisa melakukan aktivitas komtemplatif seperti yoga, meditasi, atau menulis jurnal pribadi. 

Sering lah ya?


Pemikiran Seorang Introvert

pemikiran introvert, thinking introvert

Banyak yang mengatakan bahwa Introvert adalah pemikir yang ulung. Kembali lagi ke dalam kepribadian dari seorang introvert. Kepribadian dari seorang introvert yang paling banyak diketahui orang lain adalah pendiam dan bukan anti social. Diamnya seorang introvert adalah memperhatikan, introvert sangat pandai memperhatikan lingkungan sekitarnya dan sesuatu hal melalui pemikirannya sendiri ketimbang dari suatu tindakan.

Sifat pendiam inilah yang membuat sosok seorang introvert menjadi pemikir yang ulung. Kebanyakan dari seorang introvert hanya akan berbicara jika ada yang bertanya atau tidak memulai terlebih dahulu dalam sebuah percakapan. Hal ini yang membuat bahwa seorang introvert lebih banyak syaraf pemikirnya yang bekerja ketimbang gerakan atau ucapan.

Oleh karenanya seorang introvert biasanya akan lebih peka terhadap satu hal, dan dapat menjadi pendengar yang baik. Seorang introvert juga akan berpikir logis dan objektif, karena jika tidak maka seorang introvert akan kembali berkutat dengan pemikirannya. Dan biasanya seorang introvert akan menjadikan dirinya sebagai orang yang perfeksionis, karena ide-ide mereka bisa di dapatkan melalui pertimbangan yang benar-benar objektif ketika di utarakan kepada orang lain.

Karena sifat identik dari introvert yaitu sifat pendiamnya yang akan membuatnya menjadi sosok yang bisa tenang didalam performanya dan tak jarang ada kata-kata yang bijak keluar darinya. Dengan sifat tenang, objektif, perfeksionis, dan ide-ide yang didapatkan melalui proses yang panjang dapat membuat seorang introvert menjadi pemikir yang ulung. 

Akan tetapi terkadang “banyak berpikir” seperti ini dapat membuat seorang introvert terjebak dengan ilusinya sendiri. Berbeda dengan seorang ekstrovert yang dapat berpikir lebih simple dan tidak serumit atau seruwet introvert, seorang ekstrovert dapat berpikir secara spontan dalam suatu hal dan dapat bertindak cepat. Sebenarnya terlalu banyak merencanakan tanpa adanya tindakan tidak akan menjadi suatu hal yang bagus dan melakukan tindakan tanpa adanya perencanaan juga tidak bagus. Jadi jika diibaratkan sosok introvert adalah seorang konseptor maka memerlukan sosok lain untuk menjadi eksekutornya.

Kisah Cinta Seorang Introvert


Kata “cinta” tak melulu menjadi kata yang manis. Terkadang kata “cinta” bisa menjadi sebuah kata yang pahit bagi introvert, karena dengan kata ”cinta” inilah banyak hal yang direnggut dari seorang introvert. Introvert merupakan sosok yang mencintai dan peduli dari hati, tapi kenapa banyak dari introvert yang masih single dan belum mempunyai pasangan? Jawaban simplenya adalah karena pikiran.

Dalam diri seorang introvert jika sudah mengalami jatuh cinta maka terjadi sebuah pertempuran antara pikiran dan hati. Permasalahannya adalah terkadang pikiran lebih kuat daripada hati, mempunyai sebuah hati yang penuh dengan pengertian tapi kadang didominasi oleh pemikiran yang kejam. Pertempuran ini selalu terjadi ketika sedang mulai jatuh cinta, jika hati yang menang maka dia akan mendapatkan cinta itu sedangkan jika pikiran yang menang maka dia akan melepaskan cinta tersebut. Karena hati akan berjuang untuk cinta sedangkan pikiran berjuang untuk prioritasnya, melihat seorang introvert adalah orang yang hidup berdasarkan prioritas maka tak aneh jika pikiran yang menang akan merelakan cinta tersebut.

Pada dasarnya di dalam persoalan yang biasa saja pemikiran seorang introvert akan menjadi rumit apalagi jika soal perasaan. Sebagai seorang introvert, pemikiran yang akan selalu datang ketika jatuh cinta adalah “dia sama gak ya perasaannya sama gua?” , “aduhh, kayaknya dia emang gitu deh ke semua orang. Jangan sampe baper dehh”, “huft, kalau gua menyatakan perasaan cinta ke dia dan dia biasa aja pasti pertemanan bisa renggang nih”, “pantes gak ya gua sama dia” dan lain sebagainya. Pemikiran-pemikiran seperti inilah yang membuat perasaan seorang introvert menjadi acak kadut. Yang sebenarnya pemikiran-pemikiran ini bisa terbukti atau terjawab hanya setelah kita menyatakan. Sebagai seorang introvert tentu tau akan hal itu, tapi untuk melakukannya butuh beribu-ribu pertimbangan sebelum akhirnya dilakukan.

Kisah cinta introvert sudah pasti dipenuhi dengan rasa takut, tidak pede dan lain sebagainya tapi ketika sudah di pertemukan dengan seseorang yang tulus dan menunjukan rasa sukanya, maka hati akan memenangkan pertempuran ini. Tapi jika pikiran yang menang, terkadang saya sebagai seorang introvert lebih ingin merelakan cinta ketimbang harus menghadapi rasa takut rusaknya pertemanan. Yah jadi curhatkan :"))

Tapi menjaga hati ini memang sangat penting.

Pekerjaan yang Sesuai untuk Introvert

pekerjaan untuk introvert

Pada kehidupan profesional atau di dunia kerja rasanya kita akan banyak dituntut untuk bekerja dengan kepercayaan diri yang tinggi dan berhubungan dengan banyak orang dari divisi lain. Sangat penting bagi kita untuk memilih pekerjaan atau karir yang sangat cocok dengan kepribadian kita, oleh karena itu Sendy akan menjabarkan sedikit pekerjaan yang cocok dilakukan untuk kepribadian yang introvert. 

1. Penulis 
Pekerjaan ini cocok untuk orang introvert. Kepribadian introvert memiliki imajinasi yang tinggi dan “me-time” yang cukup banyak, yang akan membuat seorang introvert memiliki banyak gagasan untuk dituangkan dalam sebuah tulisan. Terlebih orang dengan kepribadian introvert lebih sering menuangkan isi hati melalui sebuah tulisan ketimbang menyatakan langsung. Contoh penulis introvert yang terkenal adalah J.K. Rowling.

2. Penerjemah 
Untuk pekerjaan di bidang ini, introvert yang memiliki kemampuan bahasa asing akan sangat terbantu. Tidak hanya menjadi penerjemah secara verbal tapi juga dapat mengurus beberapa dokumen tertulis. Jika terbukanya kerja sama dengan negara lain dan kesempatan karier menjadi penerjemah semakin besar. 

3. Programmer 
Era semakin maju begitu pula dengan teknologi dan internet di zaman sekarang ini. Programmer dan orang IT adalah salah satu pekerjaan yang mumpuni untuk saat ini. Bahkan untuk penghasilannya saja programmer bisa mendapatkan gaji mulai 10 juta perbulannya. Terlebih seorang programmer lebih banyak berkutik dengan computer dibandingkan dengan rekan kerjanya. 

4. Peneliti 
Untuk dibidang ini, peneliti merupakan suatu profesi yang berkutat dengan data ini membutuhkan seseorang dengan kemampuan yang pandai dalam mencari dan mengolah informasi yang ada, entah meneliti dibidang pasar untuk mengetahui potensi penjualan sebuah produk atau yang lain sebagainya. 

5. Desain Grafis 
Profesi ini sama seperti penulis, yang membutuhkan kreatifitas dan tak luput untuk memberikan sedikit ruang agar dapat “me-time”. Seorang design grafis juga tetap membutuhkan komunikasi dengan klien, tapi ketika sudah dalam prosesnya seorang design grafis melakukan pekerjaannya sendirian. 

6. Agen Rahasia
Untuk profesi yang satu ini, menurut Sendy agen rahasia adalah pekerjaan yang sangat cocok untuk orang introvert. Karena di dalam pekerjaan sebagai agen rahasia, harus bisa untuk bersikap tenang dalam segala situasi terlebih agen rahasia hidup dalam kesendirian. Salah satu agen rahasia yang memiliki kepribadian introvert adalah Sendysaga.

job for introvert, pekerjaan untuk introvert

Begitu kak, yang namanya dunia kerja pasti akan selalu ada tuntutan untuk keluar dari zona nyaman kita masing-masing. Oleh karena itu sebelum memilih suatu pekerjaan baiknya kita secara pribadi mengetahui tentang kemampuan dan passion terbaik yang kita miliki. Setelah kita memahami, ketika kita di tuntut untuk keluar dari zona nyaman.. rasanya tidak akan terlalu berat untuk dijalani.

Untuk Indonesia

Independence Day Indonesia

Hari yang tepat untuk merenungi beberapa hal mengenai kontribusi diri. Tidak hanya pada saat pergantian tahun, dan saat ulang tahun. Mungkin.

Tapi karena hari ini adalah momen spesial bagi Bangsa Indonesia.

Ya, ada baiknya, selalu ada baiknya merenungi suatu hal. Mungkin beberapa hal. Mengenai kontribusi apa yang bisa diberikan untuk negara. Paling tidak hal kecil tidak muluk suatu hal besar.

Aku mungkin tidak punya banyak waktu di dunia. Tapi aku berharap bisa melakukan sesuatu hal untuk membuktikan diriku bahwa aku bisa melakukan suatu hal yang membanggakan. Paling tidak  untuk membanggakan orangtuaku. Harapan terbesarnya membanggakan negaraku, Indonesia.

Saat ini yang bisa kulakukan masih sangat minim, tapi aku masih berjuang.

Dan hal yang paling sederhana yang bisa kulakukan adalah mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur demi Indonesia dan kapan lagi? Ini saatnya sebagai generasi penerus bangsa yang memperjuangkan.

Selamat Hari Kemerdekaan ke-74, Indonesiaku.


Beberapa Indikasi Kita Introvert

Introvert

Introvert.

Mungkin masih banyak yang bingung apa itu Introvert dan bagaimana tandanya kita adalah seseorang dengan kepribadian introvert.

Banyak stigma negatif yang akan melekat pada diri kita sebagai sosok yang mungkin ternyata karena kita introvert.

Inilah beberapa tanda introvert yang mungkin bisa direnungkan yang mungkin saja kita salah satunya.

- Menyendiri dengan orang lain membuat energi hidup kita semakin redup,

- Merasa mudah letih dengan kehadiran orang lain,

- Kepribadian yang ditunjukkan saat bersama orang lain berbeda ketika sendirian,

- Butuh privasi,

- Suka berpikir dulu sebelum mengatakan sesuatu,

- Tidak suka menjadi pusat perhatian,

- Belajar dari memperhatikan,

- Merasa tidak nyaman di dalam situasi-situasi baru,

- Hanya dekat dengan beberapa sahabat akrab,

- Mudah berkonsentrasi,

- Suka menilai diri sendiri,

- Takut menjadi malu; pendiam di tengah kelompok besar.

Jika kita merasa cocok dengan sebagian besar poin yang disebutkan, kemungkinan besar kita termasuk orang Introvert.

Untuk mengetahui lebih jelas apa yang terjadi di dalam tubuh seorang Introvert bisa mendapatkan penjelasannya di minibook Introvert Side



Perkataan dalam Diri


Misteri dalam diri ini rasanya banyak sekali ya yang belum aku temukan. Utamanya untuk membuat diriku menjadi lebih baik lagi.

Kali ini yang menjadi catatanku adalah tentang suara-suara / perkataan dalam diri.

Steve Jobs pernah menyampaikan :
"your time is limited, so don't waste it living someone else's life. Don't be trapped by dogma--which is living with the results of other people's thinking. Don't let the noise of other's opinions drown out your own inner voice. And most important, have the courage to follow your heart and intuition. They somehow already know what you truly want to become. Everything else is secondary."

Potongan quote "follow your heart..." ini mungkin mirip dengan apa yang menjadi catatanku. Tapi rasanya ini adalah keinginan dalam diri akan suatu hal untuk jangka panjang atau juga terkait prinsip hidup.

Yang satu ini bukan. Mungkin sederhananya untuk kepentingan jangka pendek. 

Karena dengan beban pikiran yang ada kadang aku suka lepas kendali. Atau karena suatu hal yang menjadi kebiasaan ku yang belum baik.

Salah satu contohnya adalah ketika menyapu kamar. Aku mungkin bisa jadi terburu-buru dan akhirnya ada beberapa spot yang aku lalai sehingga masih ada yang berdebu tidak bersih. Dari sini peran perkataan dalam diri yang membantuku.

Supaya lebih maksimal saat menyapu aku mengatakan dalam diriku "detail, detail, yang bersih, yang bersih" sepanjang menyapu. Bisa dalam hati saja atau bisa sedikit bersuara.

Untuk ku saat ini, perkataan dalam diri ini membantu ku mengawal beberapa kegiatan yang aku lakukan supaya maksimal.

Semoga.

6 Cara Menyayangi si Introvert


Diantara banyaknya orang extrovert pasti akan ada tersisip orang introvert. Diantaranya mungkin belum mengetahui mengenai kepribadian introvert atau mungkin ada juga yang belum mengetahui dirinya seorang extrovert.

Perbedaan yang paling mencolok dalam pergaulan antara extrovert dan introvert bisa dilihat dari bagaimana keduanya bersosialisasi, berkomunikasi antara individu dan dari jumlah lingkaran sosialisasinya. Extrovert jelas mereka yang paling baik dalam bersosialisasi. Untuk Introvert, pesona mereka akan tertutup oleh aura extrovert dalam hal ini.

Terkadang untuk mereka yang tidak menghargai perbedaan ini bisa akan terjadi sedikit masalah yang akan diterima oleh orang introvert (walau mungkin para introvert akan memendam ini).

See You, Newton




Newton, padahal tahun baru hanya berselang semalam.

Makanan mu juga sudah dibelikan seperti biasanya. Tapi ternyata aku melakukan kegiatan lain diluar dugaan.


















'Newt-Newt'-Newton.

20 April lalu kamu datang dengan misteri kamu kucing siapa, karena aku berkeyakinan kucing seperti kamu ada yang punya.

Tapi kamu datang seperti memilih untuk tinggal, jadi aku merawatmu.

Kamu pun pergi dengan misteri karena aku tidak mengetahui apa yang terjadi.

Semoga aku merawatmu dengan baik. Maaf jika ternyata lalai seperti ini.

20 April 2018 - 31 Desember 2018

Bisakah Aku Menanganinya?

Hidup ini pastinya tidak akan terhindarkan dari masalah, beban, tanggung jawab, risiko, dan hal lainnya yang memusingkan.

Ada satu role model di dunia teknologi yang belakangan namanya sudah tidak asing lagi karena inovasinya di bidang roket dan mobil listrik.

Yap, dia adalah Elon Musk.

Elon melalui semuanya tidak instan dan benar-benar dari awal dari belum memiliki apa-apa. Dua  kutipan dari buku biografinya yang ditulis oleh Ashlee Vance akan sedikit menggambarkan beban seperti apa yang dialami oleh Elon pada krisis yang melanda usahanya di 2008 dan bagaimana ia melaluinya.

"
Riley mulai melihat kehidupan Musk sebagai sebuah tragedi seperti yang terdapat di tulisan Shakespeare. Terkadang Musk akan terbuka kepadanya mengenai isu yang dihadapinya, dan di waktu yang lain dia akan mundur dan mengasingkan dirinya sendiri. Riley diam-diam mengamati Musk ketika dia membaca email dan melihatnya menyeringai ketika berita buruk mengalir deras. "Kau menyaksikannya memiliki percakapan ini dikepalanya," katanya. "Sangat sulit melihat seseorang yang kau cintai menderita dan bersusah payah seperti itu." Karena jam kerjanya yang begitu lama dan kebiasaan makannya yang buruk, berat badan Musk berfluktuasi dengan sangat liar. Kantong terbentuk  di bagian bawah matanya, dan roman mukanya mulai menyerupai roman muka seorang pelari yang hancur di akhir sebuah maraton yang panjang. "Dia sendiri terlihat seperti kematian," kata Riley. "Aku berpikir bahwa lelaku ini akan mengalami serangan jantung dan meninggal dunia. Dia seperti seorang pria yang berada di tepi jurang." Di tengah malam, Musk akan mengalami mimpi buruk dan berteriak. "Dia berada dalam kesakitan fisik," kata Riley. "Dia akan mendekatiku dan mulai berteriak ketika masih tertidur."*
"
"
Bagi Gracias, seorang investor Tesla dan SpaceX serta teman Musk, periode tahun 2008 memberitahukannya segala hal yang perlu dia ketahui tentang karakter Musk. Dia melihat seorang pria yang tiba di Amerika Serikat tanpa memiliki apa pun, yang kehilangan seorang anak, yang telah dipermalukan di media oleh para reporter dan mantan istrinya serta mendapatkan gangguan yang berada di ambang batas di kehidupan kerjanya. "Dia memiliki kemampuan untuk bekerja lebih keras dan menahan stres yang lebih berat dari siapa pun yang pernah kutemui, "kata Gracias. "Apa yang dia alami di tahun 2008 akan merusak dan mematahkan orang lain. Dia tidak hanya bertahan. Dia tetap bekerja dan tetap fokus." Kemampuan untuk tetap fokus di tengah sebuah krisis merupakan salah satu keunggulan Musk yang utama dibandingkan eksekutif lain dan kompetitor yang lain. "Kebanyakan orang yang berada di bawah tekanan semacam itu akan menjadi heboh," kata Gracias. "Keputusan mereka akan buruk. Elon memiliki pemikiran rasional yang sangat tinggi. Dia masih bisa membuat keputusan yang sangat jelas dan bersifat jangka panjang. Semakin sulit keputusannya, semakin bagus hasil yang dia terima. Setiap orang yang menyaksikan secara langsung apa yang dia alami akan menjadi lebih hormat kepada pria tersebut. Aku benar-benar tidak pernah melihat sesuatu seperti kemampuannya dalam menahan rasa sakit."*
"
Dari dua kutipan diatas adalah bagian yang aku sukai secara pribadi untuk diambil pelajarannya. Bagaimana tidak. Hidup ini adalah tentang perjuangan dan Elon bisa melaluinya.

Dan aku mencoba membayangkan bagaimana jika itu terjadi padaku, apakah aku bisa melaluinya. Bisakah aku menanganinya dengan baik?

Tapi memulai hal yang luar biasa itu saja belum kulakukan.

if I cant handle stress then I wont manage success

-----
* Dari buku Elon Musk -Tesla, SpaceX, and the Quest for a Fantastic Future - Ashlee Vance

T-Shaped Person


Ada seseorang yang tidak puas hanya dengan satu minat. Ada yang selalu mencoba banyak hal. Selama bertahun-tahun, dimulai dari berenang hingga menggambar, pemodelan 3D, panjat tebing hingga penulisan esai hingga bisnis online. Namun di sepanjang waktu, ada satu hal yang akan tetap menjadi fokus, menulis misalnya, bidang keahlian yang akan dibanggakan untuk dikatakan kepada orang lain.

Lebih lanjut, sebagai contoh, Henry David Thoreau. Orang-orang mengingatnya karena tulisan-tulisannya tentang alam dan politik, tetapi Henry juga masuk ke bidang sejarah, biologi, puisi, tumbuh-tumbuhan, travel, survei tanah, dan banyak lagi.

Ada julukan untuk fenomena seseorang dengan berbagai minat namun fokus pada satu bidang. Julukan itu bernama T-Shaped Person, dan itu adalah salah satu konsep yang paling kuat bagi siapa saja yang ingin membangun keahlian yang beragam sambil tetap memiliki spesialisasi yang berharga (fokus utama).

Apakah itu T-Shaped Person?
"A T-Shaped person has deep knowledge/skills in one area and a broad base of general supporting knowledge/skills."

Jika kedalaman dan keluasan divisualisasikan, maka akan membentuk huruf “T”.
Rincian persisnya akan berbeda dari masing-masing orang. Memang, jika baru memulai suatu hal, pengetahuan / skill -set-nya akan dimulai dengan “I” (spesialis tanpa pengetahuan umum)
Atau mungkin “dash” dengan pengetahuan umum yang beragam tapi tanpa spesialisasi.
Keuntungan menjadi T-Shaped Person
Ketika berkomitmen untuk menjadi T-Shaped Person, manfaat yang didapat dari spesialisasi dan generalisasi, sambil menghindari jebakan menjadi hanya spesialis atau generalis. Antara lain:

Baik dalam berkolaborasi dengan orang lain
Karena T-Shaped Person memiliki pengetahuan yang luas, akan cukup mengetahui bagaimana berkomunikasi dengan para spesialis di berbagai bidang. Hal ini akan membuat kolaborasi semakin mudah. Contohnya, jika ada seseorang dengan jurusan sejarah (spesialis sejarah) dengan pemahaman dasar visualisasi data, maka dia dapat bekerja lebih efektif dengan siswa ilmu komputer yang membantunya membuat model tren sejarah dalam tugas akhirnya.

Tetap tertarik
Jika hanya fokus pada satu bidang, itu akan terasa monoton. Bagaimanapun menariknya topik tersebut, variasi adalah kunci untuk menjaga pikiran tetap terhubung. Sebagai T-Shaped person, selalu ada bidang lain untuk diarungi ketika sedang jenuh dari suatu spesialisasi.

Mengalami kepuasan mendalam
Bahkan saat sedang berpindah ke bidang yang berbeda untuk menghindari kebosanan, akan datang rasa kepuasan dari menyelami suatu bidang. Semakin dalam melangkah, semakin menyadari betapa luasnya bidang pengetahuan yang T-Shaped miliki dan betapa ada masa depan pembelajaran di masa depan.

Menjadi lebih kreatif
Ada gagasan klasik dalam seni (dan dalam bisnis) bahwa gagasan terbesar terjadi di persimpangan disiplin ilmu. Ketika memiliki basis pengetahuan yang luas, maka hal itu bisa dimanfaatkan untuk membangun kekebalan terhadap “paradoks keahlian” dimana pengetahuan tentang satu bidang mengaburkan suatu kemampuan untuk melihat ide-ide baru. Contohnya dalam channel Youtube Vihart menunjukkan kepada kita apa yang terjadi pada pertemuan dari matematika, musik, dan seni visual.

Lebih atraktif bagi atasan
T-Shaped person bisa memiliki resume yang menonjol dibandingkan dengan seseorang yang hanya fokus pada jurusan mereka dan tidak pernah bercabang. Terutama pada saat wawancara, manager perekrutan membayangkan T-Shaped person akan bisa membawa lebih banyak kemampuan ke pekerjaannya.